Jumat, 15 Juli 2011

Public Relation


Public relations merupakan suatu fungi strategis dalam manajemen yang melakukan komunikasi untuk menimbulkan pemahaman dan penerimaan dari publik. Dalam proses penerimaan publik ini, perusahaan perlu memperhatikan hubungan yang harmonis dengan masyarakat.

William Schoell (1993:441) dalam Buchari Alma (2000:145),
”Public Relations adalah kegiatan komunikasi yang dimaksudkan untuk membangun image yang baik terhadap perusahaan, menjaga kepercayaan dari para pemegang saham”

Danny Griswold dalam Renald Kasali (2000:7) menyatakan  :
Public Relations adalah fungsi manajemen yang mengevaluasi terhadap sikap – sikap publik, mengidentifikasikan kebijakan dan prosedur seseorang atau sebuah perusahaan terhadap publiknya, menyusun rencana serta menjalankan program komunikasi untuk meperoleh pemahaman dan penerimaan publik”

Public Relations adalah suatu fungsi manajemen yang melibatkan usaha-usaha jangka panjang  yang disengaja, terencana, terus menerus yang bertujuan untuk membentuk saling pengertian dan komunikasi dua arah antara organisasi dengan publiknya agar timbul opini positif dari publik terhadap organisasi.

Public Relations penekanannya bukan pada penjualan, namun lebih ke pemberian informasi, pendidikan dan upaya peningkatan pengertian lewat penambahan pengetahuan mengenai suatu produk atau jasa.
Tiga ciri khusus Public Relations menurut Fandy Tjiptono  (1999:231), antara lain  :
1.         Kredibilitas tinggi.
2.         Tidak terlihat sebagai promosi.
3.         Dramatisasi


Alat – alat utama dari promosi humas menurut Phillips Kotler (2000:693), seperti diuraikan dibawah ini  :

1.      Publikasi, perusahaan sangat tergantung pada materi yang dipublikasikan untuk menjangkau dan mempengaruhi pasar sasaran mereka. Materi publikasi itu mencakup laporan tahunan, brosur, artikel, laporan berkala dan majalah perusahaan serta materi audio visual.
2.      Peristiwa, perusahaan dapat menarik perhatian terhadap produk baru atau kegiatan pemasaran lainnya dengan menyelenggarakan peristiwa khusus, seperti konfrensi berita, seminar, tamasya, pameran, kontes dan kompetisi, peringatan hari jadi serta pemberian sponsor olah raga dan budaya yang akan menjangkau masyarakat sasaran.
3.      Berita, salah satu tugas utama profesional humas adalah menemukan atau menciptakan berita yang mendukung perusahaan, produk atau orang-orangnya. Penciptaan berita membutuhkan keahlian  pengembangan konsep cerita, pelaksanaan riset dan penulisan siaran pers.
4.      Pidato, pidato merupakan alat lain dari publisitas produk dan perusahaan. Semakin banyak eksekutif perusahaan yang harus menjawab pertanyaan  dari media atau memberi ceramah  di asosiasi perdagangan atau rapat penjualan, dan penampilan-penampilan itu dapat meningkatkan citra perusahaan.
5.      Kegiatan pelayanan masyarakat, perusahaan dapat meningkatkan citra baik di masyarakat dengan memberikan uang dan waktu dengan niat baik. Dalam hal ini pemasaran berhubungan sebab (cause-related marketing) semakin banyak digunakan perusahaan untuk membangun citra baik di masyarakat.
6.      Media identitas, dalam masyarakat dengan komunikasi yang berlebihan, perusahaan harus bersaing untuk mendapatkan perhatian, mereka harus berjuang untuk mendapatkan identitas visual yang dapat segera dikenali masyarakat. Identitas visual diberikan oleh logo perusahaan, alat tulis, brosur, tanda, forrmulir bisnis, kartu bisnis, bangunan dan cara berpakaian.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar